4.5 pegenalan protocol
Protocol secara global dapat diterjemahkan sebagai prosedur atau standar IBM benary syichronous data link control (SLDC). SLDC menjadi standar hanya untuk produk produk IBM dan produk-produk yang mengikutinya. Perusahaan bourrough tidak mau mengikutinya. Oleh karena itu perusahaan itu membuat sendiri standar yang diberi nama bourrough data link control (BDLC). Padahal ANSI jiga mempunyai standar yang disebut advanced data communication control procedure (ADCCP). IBMdan Bourrough adalah nama perusahaan, sedangkan ANSI adalah nama lembaga..
Beberapa standar untuk berkomunikasi. Yang telah ditentukan oleh lebaga-lembaga international. Lebaga-lembaga tersebut antar lain :
a. American national standards institute (ANSI), new york, USA.
b. electronic industries assosciation (ECMA),,genewa. Swiss.
c. European computer manufactures associtation standards comitte (FTSC), whasington, USA.
d. federal; information processing standards (FIPS), Springfield, USA
e. federal telecommunication standard committee (FTSC), Whasington USA.
f. institude of electrical and electronics enginer (IEEE), whasington USA.
g. international organization for standardization (ISO),genewa, swiss.
h. international telegraph and telephone consultative committee (CCITT)genewa swiss
4.6 mengenal TCP/IP
Transmission control protocol / internet protocol atau yang sering dikenal dengan TCP/IP merupakan kumpulan dari protocol-protokol yang digunakan untuk mengatur komunikasi data dalam jairngan internet atau jaringan yang luas. TCP/IP digunakan untuk komunikasi antarkomputer yang berada pad tempat yang jauh, atau komunikasi data wide area network (WAN). Semua komputer yang berhubungan dengan internet akan berkomunikasi dengan mengunakan protocol ini. Penggunaan protocol ini dapat menghubungkan berbagai jenis komputer dengan system operasi komputer yang berbeda antara komputer yang satu dengan yang lain.
Tujuan digunakan TCP/IP ini adalah agar data atau informasi yang dikirmkan dapat sampai ke komputer tujuan dengan tepat. Dengan digunakan protocol ini, data yang dikirimkan tersebut dapat selamat dari kemungkinan hilangnya data tersebut ketika akan sampai pada komputer tujuan. Untuk mengantisipasi hilangnya data diperjalanan dijaringan, para ahli di bidang telekomunikasi data menciptakan suatu protocol yang bertujuan untuk mengatur pengiriman data atau iifotrmasi. Tersebut. Penggunaan TCP/IP ini bertujuan memecahkan masalah pengiriman data kedalam bentuk masalah yang lebih kecil. Ide pembuatan protocol ini sama dengan ide pada pemrograman, yaitu maslah yang besar akan dipecahkan dengan cara memecahkan masalahtersebut menjadi masalah yang kecil.
TCP/IP ini dapat diibaratkan sebagai protocol kenegaraan yang membagi tugasnya masing-masing dari penerimaan tamu hingga kepulangannya dan daftar acara yang disusun haris meelalui protocol yang resmi. Begitu pula dengan TCP/IP membagi tugas masing-masing protocol menjadi beberapa bagian yang tiap bagiannya mempunyai tugas sendiri-sendiri, namuan kesemua bagian tersebut bekerja sama satu dengan yang lainnya dan tiap-tiap protocol tidak harus mempengaruhi protocol yang lain. Karena pekerjaan protocol ini harus selesai dengan baik dan tepat. Setelah tugasnya selesai akan dilanjutkan protocol berikutnya dengan tugas yang lain.
TCP/IP ini tebagi menjadi 4layer atau lapisan protocol dimana keempat layer tersebut akan memperlakukan informasi yang diterima dari protocol lain sebagai data. Apabila suatu priotokol menerima data dari protocol lain pada tingkat protocol diatasnya, layer tersebut akan menambahkan informasi tambahan pada data tersebut sebagai tanda bahwa data telah melalui layer tersebut. Setelah diberikan informasi tambahan =, makan data tersebut kan diteruskan pada layer di bawahnya. Demikian sebaliknya, apabila protocol menerima data dari layer dibawahnya, data tersebut akan dicek keabsahanny. Bila data tersebut talah valid, protocol dibawahnya akan melepaskan informasi tambahan tersebut dan kemudian akan melanjutkannya kelayer diatasnya
Keempat layer TCP/IP tersebut adalah :
a. network interface layer.
Layer ini mempunyai tugas untuk menerima data dari dan kemedia fisik (kabel , fiber optic atau gelombang radio.). nerwork interface layer berfungsi untuk menerjemahkan data analog menjadi data digital agar dapat dimengerti oleh kompputer. Contoh nerwork interface layer adalah Ethernet, SLIP (serial line interface protocol ). Dan PPP (point to point protocol)
Ethernet digunakan sebagai media fisik untuk menghubungkan antara host atau komputer dengan kabel jaringan. Ethernet card ini akan memberikan tanda untuk memastikan terlebih dahulu ada tidaknya card yang lain memberi tanda aktivitasnya. Bila card lain tidak memberikan tanda aktivitasnya, card tersebut akan mengirimkkan data ke dalam jaringan. Namun bila terdapatcard lain menampakkan aktivitas, card tersebut akan menunggu sampai kabel jairngan kosong. Apabila ada dua card bersama-sama mengirimkan data pada kabel jaringan yang sama, akan terjadi collision. Jika terjadi collision, ehternet akan berhenti mengirimkan data dan akan menunggu hingga jaringan dalam keadaan kosong dengan cara menunggu dengan waktu acak
SLIP merupakan teknik protocol yang paling sederhana. Penggunaan SLIP dengan cara menambah karakter END pada awal dan akhir dari bingkai data yang dikirim. Sedangkan PPP untuk membentuk dan memelihara jairngan, memriksa pengguna host atau komputer apakh pengguna tersebut bewenang atau tidak., biasanya pengguna komputer akan dibatasi dengan menggunakan password. Bila password tersebut sesuai, user akan diperbolehkan untuk menggunakan jaringan, namun jika tidak, akan sebaliknya yaitu user tidak dapat menggunakan jairngan. SLIP dan PPP digunakan bila jairngan mengunakan modem telpon yan dihubungkan pada komputer melalui port (COM1, atau COM2), sedangkan Ethernet card mengunakan slot PCI atau ISA . walupun kini telah ada Ethernet tidak dalam bentuk card, yaitu dengan adanya teknologi USB maka Ethernet dapat diletakkan di luar.
b. internet layer
internet layer mempunyai tugas mengirimkan data ke alamat yang tepat pada tujuan. Pada internet layer terdapat tiga protocol, yaitu IP ( internet protocol ) ,(ICMP (internet control message protocol ) dan ARP (address resolution protocol )
internet protocol (IP)berfungsi untuk mengirimkan data ke alamat yang dituju secara tapat. Pada IP inilah data diolah dan nantinya akan dipancarkan dengan memlaui IP ini agar sampai ke tempat yang dituju dengan tepat. Namun IP tidak menjamin data sampai dengan selamat ke tempat tujuan. IP hanya menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya agar data sampai ketempat tujuan. Apabila pada pertengahan jalan data yang dikirim menglami hal-hal yan tidak diharapkan, seperti komputer pada tempat tujuan sedang tidak aktif atau dimatikan atau jalur pengiriman terputus, protocol IP hanya memberitahukan pada internet control message protocol (ICMP) bahwa telh terjadi masalah dalam pengiriman data ketempat tujuan. Dalam IP antar pengirim dengan penerima tidak mengadakan perjanjian terlebih dahulu untuk pengiriman data. Sehingga dalam pengiriman data yang datang tidak berurutan.
Internet control message protocol (ICMP) berfungsi untuk mengirimkan pesan dan melaporkan bila pengiriman data mengalami kegagalan. Dengan adanya ICMP ini, akan deketahui apa yang menyeebabkan kegagalan pengiriman data dan pada komputer pengirim akan menghetikan pengiriman data tersebut karena ganguan
Address resolution protkol ARP) berfungsi untuk menemukan alamat host atau kompter yang terletak pada jaringan yang sama. Karena Ethernet card mempunyai alamt yang berbeda-beda sehingga ARP akan mudah untuk berkomunikasi dengan Ethernet card yang lain. Setiap akan mengirimkan data ke host atau komputer tertentu, ARP akan mencari dan mendeteksi informasi berupa alamat IP pada Ethernet yang dituju. ARP akan mengirimkan informasi berupa alamat IP yang kan dituju, sehingga semua komputer akan membaca informasi dan kompter yang mempunyai alamat IP yang dikehendaki akan mengirimkan sinyal balasan berupa alamat IP yang sesuai.
c. transport layer
transport layer mempunyai tugas mengadakan kontak an mengatur aliran data antara dua host atau komputer. Pada transport layer terdapat dua layer , yaitu TCP (transmission control protocol) dan UDP (user datagram protocol)
trasmision control protocol (TCP) melakukan pekerjaan pertama kali dengan membentuk hubungan dengan pengguna TCP yang lain. Setelah membentuk hubungan dengan TCP yang lain, dilanjutkan dengan menerapkan prooses untuk mendeteksi kesalahan pengiriman. Setelah kedua langkah tersebut dilalui dilanjutkan dengan mengirimkaqn data secara berurutan untuk mencapai ketempat tujuan, dan pabila terjadi masalah pada tengah jalan, akan dikirim kembali datanya.
User data protocol (UDP) hampi sama dengan UTP, hanya dalam UDP tidak adanya urutan data yang datang dan tidak adanya pengiriman kembali jika data yang dikrim mengalami masalah ditengah jalan.. UDP digunakan biasanya pada aktivitas yang berjalan secara peridik dan jika terjadi kerusakan data ditengah jalan, dapat diatasi dengan query data berikutnya.umunya, UDP digunakan untuk jaringan pendek dan bersifat local untuk mengurangi resiko kerusakan data
d. application layer
layer ini bertugas sebagai tempat untuk semua aplikasi yang menggunakan protocol TCP/IP. Application layer akan bekerja setelah data yang datang telah melalui ketiga layer diatasnya
untuk lebih jelasnya mengenai TCP/IP, lihat gambar 4.15 di bawah ini :
Network interface layer
Internet layer
Transport layer
Application layer
Host A host B host C
Network interface layer
Internet layer
Transport layer
Application layer
Network interface layer
Internet layer
Transport layer
Application layer
DATA Network interface header TCP Header IP
header
DATA TCP
Header IP
header
DATA IP
header
DATA
Kerterangan
Data yan dikrim dari host A menuju host B, pada host A pertama kali data tersebut dimasukkan ke dalam application layer dan dikirik ke dalam transport layer untuk mengadakan kontak dengan host B sebagai tujuan data dan mengatur aliran datanya. Pada transprort layer data tersebut diberi tanda IP header untuk menandai bahwa data tersebut sudah melalui transport layer.setelah data dimasukkan ke dalam transport layer, data tersebut dilanjutkan ke dalam internet layer untuk pengiriman data setelah kontak dengan host B melalui transport layer dan data tersebut akan diberi tanda TCP header unutuk menandai bahwa data telah melalui internet layer. Lalu data yang telah memiliki tanda TCP header dan IP header akan dimasukkan ke dalam network interface layer dan akan diberi tanda network interface header, kemudian data yang telah mempunyai tanda network interface header, TCP header dan IP headerakan dikrimkan melalui media fisik menuju host B.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar