google search


  • Web
  • fikri87.blogspot.com
  • Rabu, 25 Agustus 2010

    mengenal domain name server( DNS )



    4.7  mengenal domain name server (DNS)

    Setelah anda mengetahui apa yang dimaksud TCP/IP, kini anda akan diajak untuk mengetahui domain name server atau DNS. DNS diusulkan pertama kali pada tahun 1984 oleh paul mockapetris sebagai pengganti penggunaan system lama. Sisttem lama masih menggunakan teknik host name, yaitu tiap tiap komputer/ host menyimpan daftar kombinasi nama komputer dan IP address dan disimpan dalam file denga nama HOSTS.TXT. file tersebut berisi IP address yang terkoneksi secara langsung ke internet. Namun penggunaan nama ini dikemudian hari menimbulkan masalah baru, yaitu dengan adanya penambahan pengguna jasa internet yang semakin besar dan luas jangkauannya, sehingga pengguna cara file TXT tersebut dinilai kurang efisien, karena dengan semakin banyaknya pengguna internet, semakin besar beban yang ditanggung file tersebut.

    Baru setelah tahun 1984 dibuat suatu metode untuk mendistribusikan host name dan IP address kedalam suatu database, sehingga tiap organisasi yang menangani internet hanya bertanggung jawab tehadap database yang bersi informasi jaringan miliknya saja

    Penggunaan DNS ini sangat membantu komputer dalam pencarian alamat pengguna suatu jaringan. Ini dapat dimisalkan dengan data barang digudang pada suatu supermarket yang berjumlah ribuan jenis. Untuk mencari jenis data sebanyak itu, pegawai gudang akan sulit mencari jenis barang yang ada di gudang jika seseorang menanyakannya. Untuk menpercepat pencarian, seorang yang bekerja digudang akan mengelompokkan jenisbarang  menjadi beberapa jeins kode baraang. Pemberian kode barang menjadi kode barang makanan, kebutuhan kanntor, rumah tangga dan lain-lain. Dari barang kebutuhan kantor dibagi lagi menjadi barang kertas. Dari kertas tersebut dibagi lagi menjadi beberapa jenis misalnya, kertas A4, A5, FOLIO. Begitu seterusnya hingga mencapai kode barang yang lebih kecil dan diperinci, sehingga kode tersebut tidak bisa dapat dipecah lagi

    Demikian halnya dengan DNS akan membagi beberapa jaringan menjadi beberapa kelompok jaringan yang lebih kecil, misalnya  COM (untuk komorsial), EDU (untuk pendidikan), GO (untuk pemerintah), ORG (untuk organisasi, MIL (untuk militer), ID (untuk wilayah Indonesia) dan lain-lain. Kelompok besar ini ini disebtut domain.. dari kelompook besar tersebut dibagi lagi menjadi kelompok yang lebih kecil, misalnya net (net.id), co (co.id), ac (ac.id), dan lain-lain. Kelompok ini disebut subdomain atau second level domain karena kelompok ini merupakan bagian dari domain atau merupakan level kedua dari atas. Dari kelompok ini dibagi lagi menjadi kelompok kecil dibawahnya yang disebut dengan third level domain. Begitu seterusnya hingga mencapai level terkecil yang menunjuk ke komputer atau host

    Pada level kedua domain atau second level domain untuk wilayah Indonesia at6au negar lain dibagi menjadi beberapa aturan penamaan. Penetuan ini disamakan dengan system inggris, yaitu go.id untuk lembaga pemerintah, co.id untuk lembaga konvensional, AC.ID untuk akademik (sekolah atau kampus), net.id untuk penyedia jasa network (provider) dan or.id untuk lembaga nonpemerintah atau lsm. Untuk lebib jelasnya lihatlah gambar 4.19 dibawah ini :


                                                                                                                                              
                                                                      ROOT
     




















                                                                   Gambar 4.19



    Selain berfungsi menetapkan nama hoast ke IP address, DNS juga berfungsi untuk memetakan IP address ke domain name. pemetaan ini dapat terlaksana karena DNS mempuunyai fasilitas reverse mapping. Pada gambar 4.19 domain space diatasnya tidak dikelola oleh satu server, melainkan dkelola secara terdestribusi. Oleh karena uti domain name server diatas dibagi menjadi beberapa zone. Sebuah zone eliputi seluruh host dibawah domain tertentu, misalnya bppt membagi zone menjadi inn (inn.bppt.go.id) mis (mis.bppt.go.id) dan sebagainya. Ssetiap level pada pemetaan tersebut dibatasi tanda titik atau dikenal dengan nama dot.

    Tugas administrator jaringan untuk memutuskan pembuatan dan pembentukan zone baru. Apabila akan membentuk zone baru, administrator akan menyediakan nama server pada zone tersebut. Semua nama dan IP address dari seluruh komputer akan masuk ke zone tersebut melalui nama server yang diberikan. Nama server inilah yang nantinya srbagai penghubung antar host yang satu dengan yang lain dalam satu zone tersebut. Tugas administrator sangat ditentukan dengan banyaknya komputer atau host yang dilayani oleh server. Jika yang dilayani sedikit, seorang administrator akan ringan pekerjaannya namun jika komputer yang dilayaninya banyak, seorang administrator akan berat dalam pekerjaannya. Untuk mengatasi besarnya beban sebuah server, seorang  administrator dapat memnetuk zone baru disertai dengan pendegladasian domain.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar