Pada instalsi jaringan, yang pertama kali harus di perhatikan adalah alamat server yang digunakan. Karena alamat tersebut akan digunakan sebagai penghubung antara host yang satu dengan lainnya
Langkah pertama
1. buatlah rancangan jaringan pemasangan kabel dan kebutuhan material yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dari perusahaan/perorangan .
Material yang dibutuhkan, antara lain :
(dalam contoh dibawah ioni sudah menggunakan teknologi terbaru ,yaitu jaringan giga bit /10/100/1000, bukan teknologi yang lama 10/100.
MATERIAL LAN PT. “XYZ”
NO | DESCRIPTION |
1 | SERVER |
- INTEL PIII 1,2 GHz – 1,4 GHz (original) | |
- mainboard for dual processor, 2 SCSI controller | |
- Ethernet card 10/100/1000 Mbps PCI | |
- memory 512 MB SDRam PC 133 | |
- harddisk 2 x 36 GB SCSI | |
- CD RW 48 x 16 x 48 IDE | |
- FDD | |
- Monitor 15 | |
2 | Hardware LAN |
- terminal switch 24 port 10/100/1000 Mbps + 2 fibre |
- autosensing, manageable (bisa HUB) | |
- terminal switch 8 port 10/100/1000 Mbps | |
- autosensing, managable | |
- Ethernet card 10/100 Mbps | |
- patch cord for utp cat. # 5E | |
- patch cord for utp cat. # 6 | |
- patch cord for fibre optic | |
- patch panel 24 port | |
- wall mount/face plate 1 port | |
- UTP CABLE CAT # 5E BELDEB / AMP | |
- UTP CABLE CAT # 6 BELDEB / AVAYA | |
- cable manajement | |
- trunking cable 16 x 25 mm | |
- trunking cable 100 x 50 mm | |
- conduit | |
- crimping tools | |
- rackmount 45 U | |
- UPS 500 VA APC |
2. tarik kabel dan pasang patch cord / RJ 45 pada kabel untuk koneksi dengan menggunakan crimping tools
Untuk pemasangan kabel di tembok, sebaiknya gunakan trunking atau wiring duck untuk kerapian dan pada pemasangan kabel di atas gunakan pipa paralon PVC untuk penganmanan dari bahaya tikus. Selain itu, sebaiknya buat tiga buah instalasi pemasangan kabel, yaitu instalasi ruang server (administration sub system ), instalasi di tas (horizontal work area) dan insatlasi di baawah ini (vertical work area).
|
|
|
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
|



|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
|
Kabel straight digunakan sebagai kabel data, sedangkan cross digunakan sebagai kabel voice. Penggunaaan kabel voice dan data secara bersamaan kini banyak dilakukan, karena biasanya akan terhubung dengan alat PBX dan kabel voice dapat digunakan sebagai kabel data, jika kabel data rusak atau tidak dapat digunakan
Namun dalam pemasangan kabel diatas, harus diperhatikan betul agar tidak berdampingan / berdekatan dengan kabel listrik. Hal ini dimaksudkan untuk menghinadari effects of near end crosstalk / pengaruh elektromagnetik yang dapat menimbulkan noise pada jaringan.
3. pasanglah patch panel atau wall mounth atau wall plate di tembok uuntuk penghubung dengan patch cord
4. uji kabel tersebut dengan menggunakan scanner, apakan kabel telah siap (tidak diharuskan), namun alat ini sangat membantuuntuk mengetahui jika kabel ada yang putus ditengah atau kabel tersebut tidak layak diapaki.. scanner ini di Indonesia jarang dipakai. Dalam pemasangan kabel, jangan lupa berikan label pada tiaptiap ujung kabel untuk mempermudah pencarian.
Contoh :
X – Y – ZZZ
X > NO / URUT PORT
Y > LANTAI / GEDUNG
Z > NO. NUDE / NAMA NUDE (data / voice)
5. setelah semua selesai dikerjakan, kemudian pasang ke hub / switch pada ruangan server lalu hubungkan kabel-kabel yang telah dipasang. Yang dimaksud wireless atau teknologi nirkabel yaitu suatu teknologi jaringan yang dapat dilakukan tanpa menggunakan kabel (menggunakan sinyal gelombang). Kelebihan dari teknologi wireless dibandiingkan teknologi dengan kabel adalah kerapian ruangan, karena tidak menggunakan kabel. Selain itu, teknologi wireless dapat dipindah-pindahkan sesuai keinginan tanpa terganggu penghalang jarak maupun sekat/tembok. Kekurangan ari teknologi ini mahal dibandingkan dengan teknologi kabel. Pemasangan switch dapat menggunakan meja biasa atau dengan menggunakan rack mount. Penggunaan rackmount sangat membantu dalam kerapian ruangan server. Rackmount ini bukan merupakan keharusan ruangan server, tetapi alangkah lebih baik jkarackmount ini digunakan.
Untuk kerapian kabel pada ruangan server ada baiknya anda menggunakan cable manajement unutk mengikat kabel menajdi satu.
|
|
7. anda dapat pula menambahkan print server pada jaringan untuk menghemat biaya pembelian printer, karena pembelian printer dapat dilakukan hanya satu atau dua untuk beberapa komputer tanpa harus menumpang pada komputer lain.
Kelebihan penggunaan print server adalah tidak adanya ketergantungan pada komputer lain. Selain itu, dengan adanya print server, tidak ada print yang akan menurun kinerjanya akibat adanya print sharing (penggunaan print bersama-sama).
Langkah kedua
Switch yang anda punya telah mempunyai IP address, subnet mask dan gateway default yang diberikan dari pembuatnya. Apabila anda ingi mengubah secara manual IP address sesuai dengan alamat yang buat, anda dapat men-set-up dengan menggunakan web interface atau command line (CLI) melalui program telnet. Untuk mengubah alamat tersebut, anda dapat mengikuti langkah berikut ini :
a. menggunakan web interface
1. nyalakan switch, ddan tunggu kira-kira 1 menit.
2. buka suitable web browser, ketik alamat, misalnya 169. 254.100.100 pada lokasi alamat (location address field). Ini merupakan default IP address secara otomatis.jika ternyata tidak ada respon, tunggu untuk beberapa menit, kemudian tekan enter kembali alamat tersebut.
3. pada kotak login dan password, tekan admin sebagai user nameanda dan tekan enter pada kotak password (default user name dan password)
4. pada kotak isian getting started pages diperbolehkan untuk tekan enter basic setup information for the switch. Pilihlah manual dan tekan IP address, subnet mask dak=n default gateway jika anda ingin switch digunakan saat terkoneksi di jaringan.
5. pada tampilan halaman keterangan berupa informasi, anda tekan tombol enter.
b. menggunakan command line internet melalui telnet
1. untuk menjalankan telnet, clik start pada windows 95/98/2000/NT
- klik run
- pada kotak dialog, terlihat default IP address of the unit. Ketik telnet 254.100.100
- klik tombol OK
2. tekan tombol enter untuk membuka kotak login.
Jika kotak login tidak dapat dimulai, tekan kembali beberapa menit sampai timbul start.
3. pada kotak login dan password, tekan andmin sebagai user name anda ddan tekan enter pada kotak password, sehingga tampil menu berikut ini :
Top-level command line interface menu
Menu option :------3com superstack 4 switch 4xxx-----
Bridge - administer bridge-wide parameters
Feature - administer system features
Logout - logout of the command line interface
Physicallinterface - administer physical interfaces
Protocol - administer protocols
Security - administer security
System - administer system-level functions
Trafficmanagement - administer traffic management
Type ? for help
-----------------------------------------------------(1)-------------------------------------------------
Select menu option :
4. pilih perintah protocol IP basic config. Kemudian tekan tombol enter pada kotak metode konfigurasi (configuration method prompt) dan pilih manual. Pada layar anda masukkan IP information
5. ketk IP address, subnet mask dan gateway IP address untuk switch
6. pada tampilan halaman keterangan berupa informasi, anda tekan tombol enter
Langkah ketiga
Instalasi dan konfigurasi server, pada contoh ini menggunakan Microsoft windows NT 2000 server. Untuk lebih jelas mengenai installasi windows NT 2000 server, anda dapat mencari informasi mengenai windows NT 2000 server dengan cara :
- mencari dari CD (windows NT 2000 server resources kit)
- mencari dari internet
· http:/www.microsoft.com/windows/
· http:/www.microsoft.com/hwtest/hcl, untuk mencari informasi mengenai hardware compatibility list (HCL)
· http:/support.microsoft.com/support/
· http:/www.microsoft.com/enable
Windows NT 2000 server dapat digunakan dibeberapa system operasi yang berbeda, yaitu :
a. system operasi windows 3.x, 95, 98 dan windows NT 4.0
b. system operasi UNIX, dengan cara memanggil add-on pack windows service untuk UNIX. Add-on pack
c. dapat digunakan oleh IBM S/390 dan AS/400 untuk transaction dan queuing gateways SNA server.
d. system operasi macintosh (mac), dengan ketentuan mac sebagai client dengan menggunakan TCP/IP protocol (AFP over IP ) untuk penggunaan bersama file-file dan untuk mengakses bersama windows NT 2000 server
untuk menjalankan atau instalasi windows NT 2000 server, anda harus memiliki spesifikasi komputer sebagai berikut :
a. prosesor P-133 MHz atau yang lebih tinggi
b. ram 256 MB, direkomendasikan 128 MB sudah dapat dijalankan, selain itu windows NT 2000 server juga dapat mendukung maksimum 4 GB
c. haarddiisk minimum 1GB untuk proses setup, mungkin lebih ruang yang dibutuhkan, dengan ketentuan :
- untuk komponen tambahan windows, mungkin membutuhkan ruang yang lebih.
- untuk file system, FAT membutuhkan antara 200-200 MB ruang disk kosong.
- untuk istalasi dari jaringan atau CD-ROM membutuhkan ruang disk 100-200 MB .
- ruang untuk file-file yang lain.
d. VGA card atau monitor dengan resolusi yang lebih tinggi
e. keyboard.
f. mouse atau device pointing yang lain (optional)
g. sebuah CD-ROM atau DVD-ROM
h. floppy drive 1.44 MB atau 3.5”
untuk instalasi windows NT 2000 server, ikuti langkah-langkah dibawah ini :
1. instalasi windows NT dair DOS.
a. masukkan CD program windows NT 2000 kedalam CD-ROM atau CD-RW.
b. misalkan CD-drive tersebut menjadi drive D , ketik D : untuk pindah ke drive D
c. masuklah ke folder i386 dengan mengetik D:>CD I386,dilanjutkan tekan enter
d. ketik winnt, dan dilanjutkan tekan enter
e. ikuti instruksi selangkah demi selangkah sesuai dengan instruksi yang ada pada program windows (baca baik-baik perintah yang ada)
2. instalasi windows NT dari windows 3.x
a. masuklah ke windows 3.x dan gunakan program instalasi
b. masuklah ke folder i386
c. dobel klik winnt.exe untuk menjalankan instalasi.
d. ikuti instruksi selangkah demi selangkah sesuai dengan instruksi yang ada pada program windows (baca baik-baik perintah yang ada)
3. instalasi windows NT dari windows 95, 98, NT 3.51 atau 4.0 atau windows 2000
a. masuklah ke windows 95 atau yang lebih tinggi, tunggu sebentar untuk menampilkan program instalasi windows NT (perangkat lunak anda sudah mempunyai outorun)
b. ikuti instruksi selangkah demi selangkah sesuai dengan instruksi yang ada pada program windows (baca baik-baik perintah yang ada)
4. instalasi windows NT dengan dari CD-ROM
a. masukkan CD master windows NT 2000 server kedalam CD-ROM.
b. hidupkan komputer dan tunggu untuk setup hingga tampil kotak dialog setup
c. ikuti instruksi selangkah demi selangkah sesuai dengan instruksi yang ada pada program windows (baca baik-baik perintah yang ada)
5. membuat disket/floppy disk untuk booting server
a. masukkan disket kosong (1.44 MB) ke dalam floppy drive
b. hidupkan dan jalankan komputer dengan system operasi bebas (windows atu Ms-dos)
c. masukkan CD master windows NT 2000 server ke dalam CD-ROM
d. lik menu start-run
e. pada kotk dialog run ketik d:\bootdisk\makeboot a: (dengan ketentuan jika CD-ROM drive D)
f. ikuti instruksi selangkah demi selangkah sesuai dengan instruksi yang ada pada program windows (baca baik-baik perintah yang ada)
langkah keempat
konfigurasi untuk server yang digunakan, misalnya dengan menggunakan program windows 98 atau 2000-XP
1. konfigurasikan server dengan mengklik menu start-setting control panel dan dilanjutkan dengan dobel klik pilihan network,
2. pada kotak dialog network, aktifkan properties TCP/IP dengan cara dobel klik TCP/IP atau klik TCP/IP dan dilanjutkan dengan klik tombol properties.
3. pada tab IP address, aktifkan IP address dengan cara klik specify an IP address. Lalu isilah kotak isian IP address dengan 192.168.100.1 dan subnet mask dengan 255.255.255.0. ini diasumsikan bahwa jaringan yang anda gunakan merupakan jaringan dengan kelas C atau 256 host yang digunakan. Setelah mengisi semua IP address dan subnet mask, klik tombol OK untuk mengakhirnya.
4. konfigurasikan domain name server yang ada pada server sebagai letak dari domain dari jaringan, dengan mengetikkan misalnya 192.168.200.100.
5. kemudian tambahkan protocol netBEUI dengan mengikuti langkah 1 s/d 4 diatas
6. klik tombol OK untuk mengakhiri pengisian TCP/IP properties, lalu komputer di restart ulang
langkah kelima
1. konfigurasikan workstation yang anda gunakan dengan mengklik menu start-setting-control panel, dan dilanjutkan dengan dobel klik pilihan network.
2. pada kotak dialog network , aktifkan propertiesTCP/IP dengan cara dobel klik TCP/IP atau klik TCP/IP dan dilanjutkan dengan klik tombol properties.
3. klik tab DNS configuration, lalu aktifkan DNS dengan klik pilihan enable DNS. Lalu isilah kotak isian host denghan nama anda atau nama komputer yang anda gunakan, misalnya agunf2000 dan isi kotak kotak isian DNS server search order dengan alamat server anda. Dan dilanjutkan dengan klik tombol add untuk menambahkan alamat tersebut ke dalam kotak isian DNS server serch order. Setelah kedua langkah terserbut dilanjutkan dengan klik tab gateway untuk menghubungkan ke dalam pintu gerbang server.
4. kemudian klk tab IP address untuk mengisi alamat sesuai dengan yang telah diarancang . klik specify an IP address dan dilanjutkan dengan mengetikkan alamat.
5. setelah semua langkah diatas dilakukan, klik tombol OK untuk mengakhiri dan menutup kotak dialog TCP/IP properties.
6. setelah semua langkah diatas dilakukan, anda klik tombol file and print sharing. Tujuannya adalah agar file dan printer yang anda punyadapat di-sharing atau digunakan bersana-sama dengan komputer lain pada suatu jaringan. Anda klik I want to be give others access to my files dan I want to be able allow others to print to my printer (s) dan dilanjutkan dengan klik tombol OK
7. selanjutnya anda tentukan ketentuan pemasukan password utama logon jaringan dengan pilih client for Microsoft networks pada kotak pilihan primary network logon.
8. kemudian idetifikasi komputer anda dengan klik tab identification.
9. isilah kotak isian computer name dengan nama anda atau nama komputer, workgroup dengan kelompok kerja anda, misalnya anda bekerja satu grup dengan bagian administrator, akutansi, dan lain-lain. Untuk kotak isian computer description dapat anda kosongkan. Klik tombol OK untuk mengakhirinya.
10. setelah semua konfigurasi ada TCP/IP anda isi, rastartlah komputer untuk menghubungkan ke server
Apabila semua langkah diatas selesai dikerjakan, jaringan telah dapat digunakan. Unutuk memastikan saluran dapat bekerja dengan baik, lakukan uji dengan menggunakan perintah ping (ping xxx.xxx.xxx.xxxd). unutuk widows 95 keatas, anda dapat menggunakan langkah dibawah ini
a. klik menu start-run
b. ketik perintah IP yang menuju ke server. Misalnya, alamat server 192.168.100.1. anda dapat mengetik perintah PING 192.168.100.1-T
c. klik tombol OK. Apabila saluran bekerja dengan baik, akan tampak koneksi yang terjadi dengan adanya pengiriman byte ke server. Untuk jaringan antarlantai atau gedung sebaiknya gunakan backbone yang gigebite (10/100/1000) dengan menggunakan kabel fiber optic, karena penggunaan kabel utp dapat mengakibatkan data yang diterima menjadi lambat. Hal ini dapat menjadi lebih parah lagi jika jaringan anda telah terkoneksi dengan internet, misalnya komputer menjadi lambat atau akan terlihat seperti hang (komputer berhenti dengan mendadak tanpa dapat merespon keyboard / mouse)
penggunaan perangkat keras denga teknologi wireless sangat membantu perusahaan yang menggunakan dua atau lebih gedung dalam satu area, misalnya, pabrik dan kantor operasional yang berjauhan letaknya, namun dalam satu area..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar